Senin, 30 Mei 2011

Dedes Ratu Bumi Tumapel

Endorsement:

Indonesia

A.Novel

Bag 2: Ijen

Tindakan sewenang-wenang yang dilakukan oleh seorang penguasa kepada rakyatnya, akan banyak menimbulkan kebencian di hati rakyatnya, penderitaan dan ketakutan dalam kehidupan rakyatnya.

cerita mengenai ketegaran Umang membuat pembaca kagum.

Bag 3: Mayang

Mendapatkan seseorang yang kita cintai dengan paksa tidak akan membawa kebahagiaan pada diri kita. Bahkan jika orang yang kita cintai tidak mencintai kita, dia akan sangat menderita dengan cinta yang kita paksa.

Kekuasaan yang digunakan secara sewenag-wenang tidak akan mendapatkan kebaikan bagi kita dan orang lain.

Pada cerita ini, sikap Tunggul Ametung yang sewenang-wenang membuat pembaca geram dan ketegaran Dedes menghadapi Tunggul Ametung membuat pambaca kagum.

B.Drama:

Adegan 2: Lebur

Watak tokoh:

-Tunggul Ametung : Pemimpin yang sewenang-wenang, pemerkosa yang kejam, bajingan yang tak berperasaan.

-Kebo Ijo: Prajurit yang setia, patuh pada segala perintah Tunggul Ametung.

-Umang: gadis desa yang lemah dan tak berdaya.

Konflik:

Kekalahan Lembon Samparan,ayah Umang di meja judi menyebabkan ia harus merelakan putrinya dibawa oleh Tunggul Ametung. Pemaksaan yang dilakukan Tunggul Ametung membuat Umang tak berdaya. Tunggul Ametung pun hanya menjadikan Umang sebagai pemuas nafsunya.

Adegan 3: Tangkai Hati

Watak tokoh :

Bibi Rasmi : pasrah, sabar, keibuan.

Tunggul Ametung : Sewenang-wenang, kejam.

Kebo Ijo: setia, patuh.

Dedes : Berwibawa, lemah.

Konflik :

Tunggul Ametung dan pasukannya mendatangi kediaman Dedes dan menculiknya dengan paksa. Tunggul Ametung juga memerintahkan Kebo Ijo untuk membunuh Aring dan Bowan serta membakar pendopo.

Inggris:

Endorsement:

A. Novel

Part 2: Ijen

Arbitrary actions committed by a ruler to his subjects, will cause hatred in the hearts of many people, suffering and fear in the lives of its people.

stories about the hardness of Umang make the reader amazed.

Part 3: Mayang

Get someone who we love by force will not bring happiness to ourselves. Even if the people we love do not love us, he would be afflicted with the love that we are forced.

Lordship used at will not get good for us and others.

In this story, the attitude Tunggul Ametung arbitrary rigidity makes the reader angry and leaves the reader amazed Dedes.

B. Drama:

Scene 2: Destroyed

The nature of characters:

- Tunggul Ametung: Leaders are arbitrary, rape is cruel, heartless bastard.

- Kebo Ijo: Soldiers loyal, obedient to every command Tunggul Ametung.

- Umang: village girls weak and helpless.

Conflict:

Defeat Lembon Samparan, Umang's father at the gambling table he was compelled to give up her daughter was taken by Tunggul Ametung. Coercion is done Tunggul Ametung make Umang helpless. Tunggul Ametung was only made Umang as satisfying his lust.

Scene 3: Hilt Love

The nature of characters:

-Aunt Rasmi: submissive, patient, motherly.

-Stump Ametung: Arbitrary, cruel.

-Kebo Ijo: loyal, obedient.

-Dedes: charismatic, weak.

Conflict:

Tunggul Ametung and his troops went to the residence Dedes and abducted her by force. Tunggul Ametung also ordered Kebo Ijo to kill and burn Aring and Bowan marquee.









Tema: Menguak Tabir

Teks Line: kutemukan jawaban yang tak terduga dibalik tudung itu....

Sinopsis :

Mungkin baru saat ini aku benar-benar ingin memperdalam agamaku. Berawal dari sebuah kebiasaanku yang gemar membaca novel remaja. Suatu ketika aku membaca novel remaja yang bertema keagamaan yang bercerita tentang bagaiman seseorang menjaga dirinya dan orang yang dicintainya dengan agamanya. Dari sanalah awal pemikiranku, "Bagaimana jika seorang wanita menjaga dirinya dengan agamanya?" Ketika akhirnya ku mengetahui salah satu cara wanita menjaga dirinya yaitu dengan menggunakan jilbab, muncul keinginanku untuk menggunakan jilbab. Namun ada kebimbangan dalam hatiku yang mempertanyakan, "Pantaskah aku mengenakan jilbab dengan ketakwaanku kepada-Nya yang masih kurang?"

Aku pun mulai mencari tahu apakah aku pantas atau tidak mengenakan jilbab. Aku membaca buku tentang jilbab. Aku juga bertanya pada mereka yang berjilbab, mengapa mereka mengenakan jilbab. Dan banyak kutemukan jawaban yang tak terduga dibalik tudung itu................